Laporan Model Pendampingan Masyarakat : Pantai Gandoriah Pariaman
Untuk PPT dan Video dari Laporan ini dapat diakses melalui :
0BxpxkZL7wiYfMWpOX2lOUVEyOHM
https://drive.google.com/file/d/0BxpxkZL7wiYfMWpOX2lOUVEyOHM/view?usp=sharing
https://youtu.be/RjXzVwH6Bxc
0BxpxkZL7wiYfMWpOX2lOUVEyOHM
https://drive.google.com/file/d/0BxpxkZL7wiYfMWpOX2lOUVEyOHM/view?usp=sharing
https://youtu.be/RjXzVwH6Bxc
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Masalah
Pantai adalah sebuah wilayah yang
menjadi batas antara lautan dan daratan. Di samping itu definisi dari Daerah
Pesisir adalah wilayah antara batas pasang tertinggi hingga batas air laut yang
terendah pada saat surut. Pesisir dipengaruhi oleh gelombang air laut. Pesisir
juga merupakan zona yang menjadi tempat pengendapan hasil pengikisan air laut
dan merupakan bagian dari pantai.
Keberadaan pantai memiliki banyak dampak
positif bagi kehidupan masyarakat yang berada di sekitarnya, seperti objek
pariwisata; daerah pertanian pasang surut; areal tambak garam; wilayah perkebunan
kelapa dan pisang; dan daerah pengembangan industri kerajinan rakyat bercorak
khas daerah pantai, dan lain-lain.
Berbicara mengenai kawasan objek wisata,
wilayah pantai menjadi pilihan yang sangat sering digunakan oleh para
masyarakat lokal dan non lokal untuk bertamasya. Keindahan serta suasana santai
membuat kawasan ini pantas dan layak untuk dijadikan tempat berekreasi.
Di wilayah Sumatera Barat sendiri,
wilayah pantai juga memiliki luas yang cukup besar.
Provinsi yang terletaka pada koordinat antara 0º,54’ Lintang Utara dan 3º,30’
Lintang Selatan serta 98º,36’ dan 101º,53’ Bujur Timur dan dilalui garis
khatulistiwa ini beriklim tropis dengan rata-rata suhu udara yang cukup tinggi
yaitu antara 22,6°C sampai 31,5°C, rata-rata kelembaban 85,53% dengan tekanan
udara rata-rata berkisar 995,41 mb. Ditarik dari keadaan geografis, Sumatera
Barat memiliki Luas perairan laut ± 52.882,42 km² dengan panjang garis pantai
1.378 km, luas perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sekitar 12.870 km2 dan
memiliki 375 buah pulau besar serta kecil.
Terdapat beragai macam
dan jenis pantai di wilayah Provinsi Sumatera Barat, di antaranya adalah Pantai
Gondoriah. Pantai Gandoriah merupakan salah satu pilihan yang menarik untuk
berekreasi. Fasilitas dan wahana menarik juga tersedia di pantai gandoriah.
Untuk masyarakat yang suka tantangan, ada wisata pulau yang menjadi pilihannya.
Fasilitas serupa tempat bermain skateboard, dan voli pantai menjadi wejangan
yang tepat bagi para remaja. sepeda santai pun menjadi pilihan bagi yang ingin
bersantai. Tidak hanya itu, orang tua tidak perlu khawatir ketika berekreasi di
Pantai Gandoriah, karena rumah pohon difasilitasi ayunan dan seluncuran bisa
membuat anak-anak asik dengan kegiatannya. Apalagi setelah diaktifkannya kereta
api Padang-Pariaman dengan harga tiket yang murah dan terjangkau. Lengkap sudah
alasan bagi masyarakat untuk berekreasi ke pantai gandoriah.
Sebaliknya, berekreasi
tidak lengkap dan seru jika tidak diimingi dengan makanan. Memang, di tepian
pantai gandoriah tersedia beragam jenis makanan dari beragam model pedagang,
ada yang berupa café, tenda-tenda, pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan
banyak lainnya. Persaingan antar pedagang pun sangat ketat dalam meraih untung
sebesar-besarnya. Hanya saja kompetisi antar pedagang akan lebih baik jika yang
di kompetisikan kualitas dari makanannya, bukan harganya, serta dengan tidak
adanya daftar menu menjadikan pembeli bingung dengan harga yang tidak tetap.
Keadaan seperti ini juga terjadi di Kota Padang., alhasil dikeluarkan Peraturan
Walikota Padang Nomor 62 tahun 2016 tentang Pemanfaatan Ruang Kawasan
Sempadan Pantai Padang Koridor Jalan Samudera Dari Batang Arau Sampai Muaro
Lasak yang mengatur segala
sesuatunya dengan detail, hingga harga standar makanan yang dijual serta
mengharuskan pedagang dengan kualifikasi tertentu menyediakan daftar menu.
Untuk itu diperlukan
tinjauan lebih lanjut mengenai permintaan masyarakat tentang situasi dan
kondisi pantai gondoriah untuk kemajuannya yang lebih baik.
1.2 Rumusan
Masalah
Dalam penulisan
ini, rumusan masalah yang kelompok kami dapat disimpulkan sesuai dengan masalah
pada judul penelitian kami adalah sebagai berikut :
a)
Bagaimana kondisi pantai
Gondoriah saat ini menurut masyarakat
b)
Bagaimana tingkat kepuasan
masyarakat terhadap fasilitas yang disediakan oleh pantai Gondoriah terutama
terhadap daftar menu dan tarif makanan?
c)
Apa solusi yang tepat untuk
meningkatkan pengelolaan restoran dan warung kecil di Pantai Gondoriah?
1.3 Tujuan
Penelitian
a.
Untuk mengetahui kondisi pantai
Gondoriah saat ini menurut masyarakat
b.
Untuk mengetahui tingkat
kepuasan masyarakat terhadap fasilitas yang disediakan oleh pantai Gondoriah terutama terhadap
daftar menu dan tarif makanan
c.
Untuk mengetahui solusi yang
tepat untuk meningkatkan pengelolaan restoran dan warung kecil di Pantai
Gondoriah
1.4 Hipotesis
Hipotesis
kelompok kami dalam penulisan kali ini adalah bahwa masyarakat atau pengunjung
masih merasa tidak puas akan keadaan Pantai Gondoriah saat ini terutama dalam
hal tarif makanan yang tidak memiliki standar tersendiri. Oleh karena itu
dibutuhkan peraturan atau regulasi yang mengatur tentang hal itu seperti yang
dilakukan oleh pemerintah Kota Padang dalam Peraturan Walikota Padang No. 62
tahun 2016.
BAB II
METODE
PENELITIAN
Pada
bagian ini, metode penelitian yang kami gunakan adalah metode penelitian kulitatif
dengan pendekatan secara deskriftif.
2.1 Lokasi
Penelitian
Lokasi
yang menjadi tempat bagi kami untuk melakukan penelitian adalah lingkungan Pantai
Gondoriah seluruhnya.
2.2 Metode
Pengumpulan Data
Metode
yang kami lakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Metode
Observasi
Yaitu
dilakukan dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap aktifitas
di lapangan.
2. Metode Wawancara
Yaitu
berupa pelaksanaan diskusi secara langsung dengan para pengunjunh Pantai
Gondoriah dan menyebarkan kuisioner di daerah tersebut.
2.3 Populasi
dan Sampel
Populasi
dalam penelitian ini adalah para pengunjung Pantai Gondoriah. Sampel tersebut
berjumlah sebanyak 50 orang yang dipilih secara acak (random)
BAB III
PEMBAHASAN
Pantai Gandoriah merupakan objek wisata pantai
dengan pasirnya yang putih, landai dan ombak yang indah. Sepanjang pantai
ditumbuhi pohon cemara yang membuat suasana sejuk dan asri. Tempat wisata
Pantai Gandoriah ini sangat cocok bagi anda yang ingin menghabiskan waktu
liburan bersama orang-orang terdekat. Pasir
putih dan air lautnya yang biru dan segar serta pepohonan di sekitar pantainya
yang indah memberikan nuansa tersendiri pada pantai ini. Pantai ini menyajikan
hidangan ikan laut seperti udang, kepiting dan lain-lain. Pantai ini sering
menjadi tempat diadakannya upacara Tabuik yang dilaksanakan dari tahun ke tahun
pada saat matahari terbenam setiap 10 Muharram. Beberapa objek wisata Pantai
Gandoriah, seperti Pulau Kasiak, Pulau Pandan, Pulau Angso Duo dan lainnya.
Pantai ini terletak sekitar 100 meter dari
pusat kota Pariaman, Sumareta Barat. Jarak antara kota Padang dengan kota
Pariaman ± 65 kilometer, selama 2 sampai 3 jam perjalanan. Jika menggunakan
kereta api dari stasiun Simpang Haru Padang sampai ke stasiun Pariaman, sekitar
1,5 hingga 2 jam perjalanan. Jika menggunakan pesawat dengan tujuan Bandara
Internasional Minangkabau. Jarak dari Bandara ke kota Pariaman sekitar 25
kilometer .
Untuk mengetahui bagaiman pendapa masyarakat
mengenai Pantai Gondoriah, kami pun menyebarkan kuisioner kepada 50 orang
pengunjung secara acak, dan berikut adalah hasil dari penyebaran kuisioner
tersebut:
KUISIONER TINGKAT
KEPUASAN MASYARAKAT
TERHADAP PEDAGANG
MAKANAN DI PANTAI GONDORIAH
|
|||||
Keterangan Pilihan
-
SS : Sangat Setuju
-
S : Setuju
-
TS : Tidak Setuju
-
STS : Sangat
Tidak Setuju5
|
|||||
No
|
Pernyataan
|
Pilihan Jawaban
|
|||
1
|
Pantai Gondoriah merupakan tempat
rekreasi yang menyenangkan
|
11
|
37
|
2
|
0
|
2
|
Wahana di Pantai Gondoriah sangat menghibur
|
5
|
37
|
8
|
0
|
3
|
Banyak fasilitas yang disediakan di Pantai Godoriah
|
7
|
29
|
13
|
1
|
4
|
Posisi Pantai Gondoriah strategis
|
7
|
38
|
5
|
0
|
5
|
Transportasi menuju Pantai Gondoriah mudah dan murah
|
13
|
31
|
5
|
1
|
6
|
Pedagang di Pantai Gondoriah tertata rapi
|
2
|
9
|
26
|
13
|
7
|
Jenis makanan yang ditawarkan pedagang di Pantai Gondoriah sangat
beraneka ragam
|
5
|
40
|
5
|
0
|
8
|
Pelayanan pedagang makanan di Pantai Gondoriah memuaskan
|
3
|
34
|
10
|
3
|
9
|
Jenis makanan yang ditawarkan pedagang di Pantai Gondoriah merupakan
makanan khas kota Pariaman
|
4
|
44
|
2
|
0
|
10
|
Makanan di Pantai Gondoriah bisa dinikmati semua umur
|
2
|
36
|
11
|
1
|
11
|
Harga makanan relatif murah
|
0
|
10
|
24
|
16
|
12
|
Harga makanan yang sama di Pantai Gondoriah bisa berbeda-beda
|
12
|
32
|
4
|
2
|
13
|
Pada hari libur harga makanan tetap sama dengan biasanya
|
3
|
6
|
19
|
22
|
14
|
Kualitas makanan dii Pantai Gondoriah bagus
|
4
|
33
|
13
|
0
|
15
|
Pedagang makanan di Pantai Gondoriah harusnya menyediakan daftar menu
|
24
|
25
|
0
|
1
|
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa secara
umum masyarakat mengakui Pantai Gondoriah sebagai tempat yang sangat menarik untuk
dikunjungi dan dijadikan sebagai tempat berekreasi. Namun, masih banyak dari para masyarakat Sumatera Barat
sendiri terutama para pengunjung yang merasa risih akan tidak adanya standar
yang resmi dari pemerintah tentang tata pengelolaan pantai terutama pada harga
atau tarif makanan. Data dari responden juga mengatakan bahwa para pengunjung
menyadari adanya perbedaan harga pada hari biasa dengan hari libur. Dengan kata
lain dapat dikatakan bahwa tidak adanya standar yang jelas terhadap sebuah
makanan yang disajikan di Pantai Gondoriah. Harga hanya ditentukan berdasarkan
keinginan para pedagangnya saja. Sementara, untuk menjadikan kualitas Pantai
Gondoriah itu lebih baik dan mampu bersaing dalam persaingan globaliasi, maka
diperlukan sebuah standar dan juga aturan dari pemerintah yang mengatur tentang
hal-hal tersebut. Untuk itu dibutuhkan sebuah daftar menu yang jelas dari para
pedagang sehingga adanya sebuah standar terhadap pengelolaan makanan di pantai
Gondoriah seperti halnya berkaca kepada peraturan Walikota Padang No. 62 tahun
2016.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas,
dapat disimpulkan bahwa Pantai Gondoriah merupakan tempat yang menarik dan
sangat diminati oleh masyarakat untuk dijadikan sebagai wahana wisata dan
rekreasi. Fasilitas dan wahana
menarik juga tersedia di pantai gandoriah. Untuk masyarakat yang suka
tantangan, ada wisata pulau yang menjadi pilihannya. Fasilitas serupa tempat bermain
skateboard, dan voli pantai menjadi wejangan yang tepat bagi para remaja. Sepeda
santai pun menjadi pilihan bagi yang ingin bersantai.
Akan
tetapi, tempat wisata tidak akan lengkap jika tidak didukung oleh standar
makanan yang cukup baik dan memadai untuk dijual. Di sekitar Pantai Gondoriah
tersedia beragam jenis makanan dari beragam model pedagang, ada yang berupa
café, tenda-tenda, pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan banyak lainnya.
Persaingan antar pedagang pun sangat ketat dalam meraih untung
sebesar-besarnya. Hanya saja kompetisi antar pedagang akan lebih baik jika yang
di kompetisikan kualitas dari makanannya, bukan harganya, serta dengan tidak
adanya daftar menu menjadikan pembeli bingung dengan harga yang tidak tetap.
Keadaan
seperti ini ternyata menimbulkan ketidakpuasan dari kalangan masayarakat dan
juga pengunjung. Oleh sebab itu, diharapkan adanya sebuah regulasi yang jelas
dan juga implikasi yang nyata dari pemerintah terhadap kisu ini agar adanya
sebuah standar yang jelas dalam perdagangan di kawasan Pantai Gondoriah. Dengan
terealisasinya peraturan tersebut, diharapkan kualitas Pantai Gondoriah akan
menjadi lebih baik dan mampu menjadikan persaingan yang sehat antarpedagang.
4.2 Saran
Dari hasil pendampingan masyarakat
ini, bentuk lanjutan yang penulis harapkan adalah komunikasi atau demand kepada Pemerintah Kota Pariaman
perihal fasilitas yang dapat menunjang eksistensi Pantai Gandoriah sebagai
jargon pariwisata Kota Pariaman. Serta diharapkan penulis berikutnya
menjalankan penelitian dan pendampingan yang lebih baik, kritis dan mendalam. BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Masalah
Pantai adalah sebuah wilayah yang
menjadi batas antara lautan dan daratan. Di samping itu definisi dari Daerah
Pesisir adalah wilayah antara batas pasang tertinggi hingga batas air laut yang
terendah pada saat surut. Pesisir dipengaruhi oleh gelombang air laut. Pesisir
juga merupakan zona yang menjadi tempat pengendapan hasil pengikisan air laut
dan merupakan bagian dari pantai.
Keberadaan pantai memiliki banyak dampak
positif bagi kehidupan masyarakat yang berada di sekitarnya, seperti objek
pariwisata; daerah pertanian pasang surut; areal tambak garam; wilayah perkebunan
kelapa dan pisang; dan daerah pengembangan industri kerajinan rakyat bercorak
khas daerah pantai, dan lain-lain.
Berbicara mengenai kawasan objek wisata,
wilayah pantai menjadi pilihan yang sangat sering digunakan oleh para
masyarakat lokal dan non lokal untuk bertamasya. Keindahan serta suasana santai
membuat kawasan ini pantas dan layak untuk dijadikan tempat berekreasi.
Di wilayah Sumatera Barat sendiri,
wilayah pantai juga memiliki luas yang cukup besar.
Provinsi yang terletaka pada koordinat antara 0º,54’ Lintang Utara dan 3º,30’
Lintang Selatan serta 98º,36’ dan 101º,53’ Bujur Timur dan dilalui garis
khatulistiwa ini beriklim tropis dengan rata-rata suhu udara yang cukup tinggi
yaitu antara 22,6°C sampai 31,5°C, rata-rata kelembaban 85,53% dengan tekanan
udara rata-rata berkisar 995,41 mb. Ditarik dari keadaan geografis, Sumatera
Barat memiliki Luas perairan laut ± 52.882,42 km² dengan panjang garis pantai
1.378 km, luas perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sekitar 12.870 km2 dan
memiliki 375 buah pulau besar serta kecil.
Terdapat beragai macam
dan jenis pantai di wilayah Provinsi Sumatera Barat, di antaranya adalah Pantai
Gondoriah. Pantai Gandoriah merupakan salah satu pilihan yang menarik untuk
berekreasi. Fasilitas dan wahana menarik juga tersedia di pantai gandoriah.
Untuk masyarakat yang suka tantangan, ada wisata pulau yang menjadi pilihannya.
Fasilitas serupa tempat bermain skateboard, dan voli pantai menjadi wejangan
yang tepat bagi para remaja. sepeda santai pun menjadi pilihan bagi yang ingin
bersantai. Tidak hanya itu, orang tua tidak perlu khawatir ketika berekreasi di
Pantai Gandoriah, karena rumah pohon difasilitasi ayunan dan seluncuran bisa
membuat anak-anak asik dengan kegiatannya. Apalagi setelah diaktifkannya kereta
api Padang-Pariaman dengan harga tiket yang murah dan terjangkau. Lengkap sudah
alasan bagi masyarakat untuk berekreasi ke pantai gandoriah.
Sebaliknya, berekreasi
tidak lengkap dan seru jika tidak diimingi dengan makanan. Memang, di tepian
pantai gandoriah tersedia beragam jenis makanan dari beragam model pedagang,
ada yang berupa café, tenda-tenda, pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan
banyak lainnya. Persaingan antar pedagang pun sangat ketat dalam meraih untung
sebesar-besarnya. Hanya saja kompetisi antar pedagang akan lebih baik jika yang
di kompetisikan kualitas dari makanannya, bukan harganya, serta dengan tidak
adanya daftar menu menjadikan pembeli bingung dengan harga yang tidak tetap.
Keadaan seperti ini juga terjadi di Kota Padang., alhasil dikeluarkan Peraturan
Walikota Padang Nomor 62 tahun 2016 tentang Pemanfaatan Ruang Kawasan
Sempadan Pantai Padang Koridor Jalan Samudera Dari Batang Arau Sampai Muaro
Lasak yang mengatur segala
sesuatunya dengan detail, hingga harga standar makanan yang dijual serta
mengharuskan pedagang dengan kualifikasi tertentu menyediakan daftar menu.
Untuk itu diperlukan
tinjauan lebih lanjut mengenai permintaan masyarakat tentang situasi dan
kondisi pantai gondoriah untuk kemajuannya yang lebih baik.
1.2 Rumusan
Masalah
Dalam penulisan
ini, rumusan masalah yang kelompok kami dapat disimpulkan sesuai dengan masalah
pada judul penelitian kami adalah sebagai berikut :
a)
Bagaimana kondisi pantai
Gondoriah saat ini menurut masyarakat
b)
Bagaimana tingkat kepuasan
masyarakat terhadap fasilitas yang disediakan oleh pantai Gondoriah terutama
terhadap daftar menu dan tarif makanan?
c)
Apa solusi yang tepat untuk
meningkatkan pengelolaan restoran dan warung kecil di Pantai Gondoriah?
1.3 Tujuan
Penelitian
a.
Untuk mengetahui kondisi pantai
Gondoriah saat ini menurut masyarakat
b.
Untuk mengetahui tingkat
kepuasan masyarakat terhadap fasilitas yang disediakan oleh pantai Gondoriah terutama terhadap
daftar menu dan tarif makanan
c.
Untuk mengetahui solusi yang
tepat untuk meningkatkan pengelolaan restoran dan warung kecil di Pantai
Gondoriah
1.4 Hipotesis
Hipotesis
kelompok kami dalam penulisan kali ini adalah bahwa masyarakat atau pengunjung
masih merasa tidak puas akan keadaan Pantai Gondoriah saat ini terutama dalam
hal tarif makanan yang tidak memiliki standar tersendiri. Oleh karena itu
dibutuhkan peraturan atau regulasi yang mengatur tentang hal itu seperti yang
dilakukan oleh pemerintah Kota Padang dalam Peraturan Walikota Padang No. 62
tahun 2016.
BAB II
METODE
PENELITIAN
Pada
bagian ini, metode penelitian yang kami gunakan adalah metode penelitian kulitatif
dengan pendekatan secara deskriftif.
2.1 Lokasi
Penelitian
Lokasi
yang menjadi tempat bagi kami untuk melakukan penelitian adalah lingkungan Pantai
Gondoriah seluruhnya.
2.2 Metode
Pengumpulan Data
Metode
yang kami lakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Metode
Observasi
Yaitu
dilakukan dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap aktifitas
di lapangan.
2. Metode Wawancara
Yaitu
berupa pelaksanaan diskusi secara langsung dengan para pengunjunh Pantai
Gondoriah dan menyebarkan kuisioner di daerah tersebut.
2.3 Populasi
dan Sampel
Populasi
dalam penelitian ini adalah para pengunjung Pantai Gondoriah. Sampel tersebut
berjumlah sebanyak 50 orang yang dipilih secara acak (random)
BAB III
PEMBAHASAN
Pantai Gandoriah merupakan objek wisata pantai
dengan pasirnya yang putih, landai dan ombak yang indah. Sepanjang pantai
ditumbuhi pohon cemara yang membuat suasana sejuk dan asri. Tempat wisata
Pantai Gandoriah ini sangat cocok bagi anda yang ingin menghabiskan waktu
liburan bersama orang-orang terdekat. Pasir
putih dan air lautnya yang biru dan segar serta pepohonan di sekitar pantainya
yang indah memberikan nuansa tersendiri pada pantai ini. Pantai ini menyajikan
hidangan ikan laut seperti udang, kepiting dan lain-lain. Pantai ini sering
menjadi tempat diadakannya upacara Tabuik yang dilaksanakan dari tahun ke tahun
pada saat matahari terbenam setiap 10 Muharram. Beberapa objek wisata Pantai
Gandoriah, seperti Pulau Kasiak, Pulau Pandan, Pulau Angso Duo dan lainnya.
Pantai ini terletak sekitar 100 meter dari
pusat kota Pariaman, Sumareta Barat. Jarak antara kota Padang dengan kota
Pariaman ± 65 kilometer, selama 2 sampai 3 jam perjalanan. Jika menggunakan
kereta api dari stasiun Simpang Haru Padang sampai ke stasiun Pariaman, sekitar
1,5 hingga 2 jam perjalanan. Jika menggunakan pesawat dengan tujuan Bandara
Internasional Minangkabau. Jarak dari Bandara ke kota Pariaman sekitar 25
kilometer .
Untuk mengetahui bagaiman pendapa masyarakat
mengenai Pantai Gondoriah, kami pun menyebarkan kuisioner kepada 50 orang
pengunjung secara acak, dan berikut adalah hasil dari penyebaran kuisioner
tersebut:
KUISIONER TINGKAT
KEPUASAN MASYARAKAT
TERHADAP PEDAGANG
MAKANAN DI PANTAI GONDORIAH
|
|||||
Keterangan Pilihan
-
SS : Sangat Setuju
-
S : Setuju
-
TS : Tidak Setuju
-
STS : Sangat
Tidak Setuju5
|
|||||
No
|
Pernyataan
|
Pilihan Jawaban
|
|||
1
|
Pantai Gondoriah merupakan tempat
rekreasi yang menyenangkan
|
11
|
37
|
2
|
0
|
2
|
Wahana di Pantai Gondoriah sangat menghibur
|
5
|
37
|
8
|
0
|
3
|
Banyak fasilitas yang disediakan di Pantai Godoriah
|
7
|
29
|
13
|
1
|
4
|
Posisi Pantai Gondoriah strategis
|
7
|
38
|
5
|
0
|
5
|
Transportasi menuju Pantai Gondoriah mudah dan murah
|
13
|
31
|
5
|
1
|
6
|
Pedagang di Pantai Gondoriah tertata rapi
|
2
|
9
|
26
|
13
|
7
|
Jenis makanan yang ditawarkan pedagang di Pantai Gondoriah sangat
beraneka ragam
|
5
|
40
|
5
|
0
|
8
|
Pelayanan pedagang makanan di Pantai Gondoriah memuaskan
|
3
|
34
|
10
|
3
|
9
|
Jenis makanan yang ditawarkan pedagang di Pantai Gondoriah merupakan
makanan khas kota Pariaman
|
4
|
44
|
2
|
0
|
10
|
Makanan di Pantai Gondoriah bisa dinikmati semua umur
|
2
|
36
|
11
|
1
|
11
|
Harga makanan relatif murah
|
0
|
10
|
24
|
16
|
12
|
Harga makanan yang sama di Pantai Gondoriah bisa berbeda-beda
|
12
|
32
|
4
|
2
|
13
|
Pada hari libur harga makanan tetap sama dengan biasanya
|
3
|
6
|
19
|
22
|
14
|
Kualitas makanan dii Pantai Gondoriah bagus
|
4
|
33
|
13
|
0
|
15
|
Pedagang makanan di Pantai Gondoriah harusnya menyediakan daftar menu
|
24
|
25
|
0
|
1
|
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa secara
umum masyarakat mengakui Pantai Gondoriah sebagai tempat yang sangat menarik untuk
dikunjungi dan dijadikan sebagai tempat berekreasi. Namun, masih banyak dari para masyarakat Sumatera Barat
sendiri terutama para pengunjung yang merasa risih akan tidak adanya standar
yang resmi dari pemerintah tentang tata pengelolaan pantai terutama pada harga
atau tarif makanan. Data dari responden juga mengatakan bahwa para pengunjung
menyadari adanya perbedaan harga pada hari biasa dengan hari libur. Dengan kata
lain dapat dikatakan bahwa tidak adanya standar yang jelas terhadap sebuah
makanan yang disajikan di Pantai Gondoriah. Harga hanya ditentukan berdasarkan
keinginan para pedagangnya saja. Sementara, untuk menjadikan kualitas Pantai
Gondoriah itu lebih baik dan mampu bersaing dalam persaingan globaliasi, maka
diperlukan sebuah standar dan juga aturan dari pemerintah yang mengatur tentang
hal-hal tersebut. Untuk itu dibutuhkan sebuah daftar menu yang jelas dari para
pedagang sehingga adanya sebuah standar terhadap pengelolaan makanan di pantai
Gondoriah seperti halnya berkaca kepada peraturan Walikota Padang No. 62 tahun
2016.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas,
dapat disimpulkan bahwa Pantai Gondoriah merupakan tempat yang menarik dan
sangat diminati oleh masyarakat untuk dijadikan sebagai wahana wisata dan
rekreasi. Fasilitas dan wahana
menarik juga tersedia di pantai gandoriah. Untuk masyarakat yang suka
tantangan, ada wisata pulau yang menjadi pilihannya. Fasilitas serupa tempat bermain
skateboard, dan voli pantai menjadi wejangan yang tepat bagi para remaja. Sepeda
santai pun menjadi pilihan bagi yang ingin bersantai.
Akan
tetapi, tempat wisata tidak akan lengkap jika tidak didukung oleh standar
makanan yang cukup baik dan memadai untuk dijual. Di sekitar Pantai Gondoriah
tersedia beragam jenis makanan dari beragam model pedagang, ada yang berupa
café, tenda-tenda, pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan banyak lainnya.
Persaingan antar pedagang pun sangat ketat dalam meraih untung
sebesar-besarnya. Hanya saja kompetisi antar pedagang akan lebih baik jika yang
di kompetisikan kualitas dari makanannya, bukan harganya, serta dengan tidak
adanya daftar menu menjadikan pembeli bingung dengan harga yang tidak tetap.
Keadaan
seperti ini ternyata menimbulkan ketidakpuasan dari kalangan masayarakat dan
juga pengunjung. Oleh sebab itu, diharapkan adanya sebuah regulasi yang jelas
dan juga implikasi yang nyata dari pemerintah terhadap kisu ini agar adanya
sebuah standar yang jelas dalam perdagangan di kawasan Pantai Gondoriah. Dengan
terealisasinya peraturan tersebut, diharapkan kualitas Pantai Gondoriah akan
menjadi lebih baik dan mampu menjadikan persaingan yang sehat antarpedagang.
4.2 Saran
Dari hasil pendampingan masyarakat
ini, bentuk lanjutan yang penulis harapkan adalah komunikasi atau demand kepada Pemerintah Kota Pariaman
perihal fasilitas yang dapat menunjang eksistensi Pantai Gandoriah sebagai
jargon pariwisata Kota Pariaman. Serta diharapkan penulis berikutnya
menjalankan penelitian dan pendampingan yang lebih baik, kritis dan mendalam.
How to get to Harrah's Cherokee Casino Hotel and Hotel by Bus - Dr.
BalasHapusDirections to Harrah's Cherokee Casino 아산 출장샵 Hotel and 양주 출장안마 Hotel (Greenville) with public transportation. 거제 출장샵 The following transit lines 보령 출장마사지 have routes 제주 출장안마 that pass near